Suksma Journey - SMA Negeri 1 Sukawati menggelar Aksara hari kedua yang berlangsung meriah dengan penampilan Preliminary Jegeg Bagus Suksma dan lomba stand yang memeriahkan Lapangan Suksma.
Ni Putu Selpa Artha Yanti, selaku Ketua Panitia Jegeg Bagus Suksma tahun 2026 mengungkapkan tema utama yang ditonjolkan dalam kegiatan preliminary tahun ini mengusung tema “Sitakara Waskhita” yaitu sebuah proses bunga teratai kuncup berada di lumpur namun tetap indah ketika mekar dan itu memerlukan proses dan waktu. Ia mengaku tantangan terbesar yang dihadapi selama mempersiapkan acara ini adalah durasi waktu yang singkat karena banyak kegiatan dan libur sekolah, serta weekend yang mengharuskan siswa tidak berkegiatan. Selpa juga mengungkapkan rasa senangnya ketika melihat antusias peserta saat preliminary berjalan dengan lancar.
Bukan hanya dari segi panitia saja acara ini dapat berjalan lancar, tetapi juga dari peserta yang dapat bekerja sama selama kegiatan berlangsung. Sikap tepat waktu, disiplin, dan tanggung jawab mencirikan marwah dari seorang duta sekolah. Setelah kegiatan Preliminary Jegeg Bagus ini selesai, selaku ketua panitia juga mengharapkan untuk kedepannya acara ini ditingkatkan lebih baik dan megah karena kegiatan preliminary memerlukan banyak sponsor, dukungan dari sekolah dan penonton agar lebih banyak relasi dengan sponsor karena relasi ini penting dalam dunia duta sekolah maupun pendidikan.
I Putu Kesawa Adhipatya, Salah satu finalis Jegeg Bagus Suksma tahun ini mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam pemilihan ini didorong oleh dukungan orang tua yang selalu menyemangatinya untuk keluar dari zona nyaman. Baginya, ajang ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki kekurangan dan berkembang menjadi versi diri yang lebih baik.
Ida Bagus Ramanda Pidada, salah satu peserta lomba stand makanan dari Kelompok Nagapasa mengungkapkan salah satu cara agar stand dapat terlihat menarik di mata pelanggan adalah dengan membuat hiasan stand yang menarik, lalu kualitas produk yang bagus disertai dengan branding yang meriah bisa menjadi paket komplit dalam perlombaan ini. Inspirasi produk yang dikembangkan oleh Kelompok Nagapasa ini berasal dari menu Restoran HokBen yang dikemas menjadi menu baru bernama ricebowl, sehingga pelanggan bisa menyesuaikan dengan seleranya masing-masing. “Saya dan teman-teman lain sangat bangga dan senang karena dapat membuat pengalaman baru dalam bidang kewirausahaan ini,” ujarnya.(Gta&And)
